Rabu, 24 Juli 2013

Senin, 27 Mei 2013

Nostalgia, Mengingat Mei Mei Lalu


Ya Allah, aku tak pernah menyangka. Terlalu lama tidak berhubungan dengan orang itu, menyebabkan hal inilah yang kurasakan ketika ia memulai percakapan. Aku tak bisa berhenti tersenyum, rasanya seperti ada puluhan kupu-kupu yang beterbangan dalam perutku. Asli, perasaan ini bukan sekadar kalimat hiperbola belaka. Aku sungguh merasakannya, bukan sekadar meniru kalimat yang sering digunakan dalam novel-novel remaja. Ditemani lantunan lagu “Beautiful Words” dari M Signal, yang baru saja aku download setelah mengkhatamkan drama seri “A Gentleman’s Dignity”. Lagu sederhana yang bersemangat yang mengungkapkan rasa suka yang terekspresi hanya lewat kata-kata, tepat seperti yang kurasakan malam ini. Ternyata aku masih suka dia, atau mungkin aku sekadar terbawa suasana.

Orang itu masih ada. Setelah ia menghilang tanpa jejak hampir setahun ini, ternyata masih mau ia menghubungiku. Ini adalah satu tahun lain tanpa komuikasi dengannya, kami pernah menjalani hal yang sama sebelumnya. Hanya karena suatu kesalahpahaman sepele. Kesalahpahaman yang sangat mudah merasuk dalam jiwa muda yang masih sangat labil, ketika masa itu alay belum dikenal sehingga tak ada yang berkomentar jika kami melakukannya. Tapi intinya, malam ini ia datang kembali.

Tiba-tiba ia menyapaku dengan tweet singkatnya, sesaat setelah aku hampir mengicaukan judul postingan ini melalui akunku. Untung saja batal, karena tepat seltelah aku mengklarifikasi, ia datang. Hari ini aku bertemu akunnya lagi setelah sekian lama, berkat ia me-retweet kicauan pacarnya yang menambahkan foto seonggok boneka. Aku exited, seperti biasanya setiap melihat usernamenya. Aku memang terlalu sering begini, bukan hanya pada dia. Meski aku tau dia sudah berbahagia bersama kekasihnya yang baru, gadis manis yang seiman dengannya. Selamat, ingin sekali kuucapkan kata itu kepadanya. Karena jujur saja, aku turut bahagia bersamanya. Seperti yang biasanya kulakukan. Sebagaimana yang seharusnya dirasakan seorang adik ketika kakaknya bahagia.

Ya, dia kakakku yang baru ketemu setelah kami sama-sama remaja. Haha. Konyol. Aku harusmengakui kalau aku menyukai ‘kakak ‘ yang satu ini. Perasaan satu arah ini sempat kupertahankan selama lebih dari satu tahun. Aku menyukainya dan hubunganku dengannya. Hubungan yang selalu gantung, tanpa pernah ada status yang jelas, meskipun kami selalu berhubungan dekat seakan kami memiliki status (pengecualian satu tahun tanpa sepatah kata). Aku juga masih sangat ingat kalimat-kalimatnya dan betapa tajam ingatannya. Ceilaah. Hahaha. Mengingat masa lalu membuatku tergelitk lagi.

Hebat. Cukup dengan sebaris tweet singkat saja ia mampu membangunkan semua memori yang pernah kubuat bersamanya. Dan terus bercakap dengannya membuatku makin terpancing. Terpancing melarutkan diri dalam nostalgia dunia lama, ketika tak ada yang mengerti isi cerita selain kami berdua. Maaf kawan, aku memang terlampau sering diajak berkelana ke dunia khayal olehnya. Anak ajaib yang mampu membuatku mengacuhkan pandangan orang lain. Orang yang sempet menjadi objek inspirasi untuk kamar lamaku.

Lalu, apakah sekarang mungkin ia juga akan mengisi sudut-sudut di dalam bilik kecilku ini? Sudahlah, biar Tuhan yang mengarahkan. Lagipula, aku akan menerimanya dengan senang hati kok. Toh dia sudah terlanjur baik dan terlanjur jahat padaku. Haha.

Berkat orang ini, aku dengan begitu santainya menyingkirkan tumpukan referensi tutorial dan modul praktikum. Padahal aku sudah jelas terpilih jadi presentan dan besok juga sudah jelas terjadwal praktikum pertama yang juga berarti harus pretest pertama. Thanks for you lah ya, kak -_- Tapi tenang kok, aku tetep bahagia, dan akan tetap menjalankan kewajiban kuliah dengan baik :D

Minggu, 26 Mei 2013

ini tempat apa?


 Kosan, 26 Mei 2013
Kepada : Penggemar Saya yang Terlalu Ingin Tahu

Mungkin pertanyaan itu akan terlontar pertama kali ketika Anda tanpa sengaja menemukan link ke blog ini saat sedang ber-googling ria dengan keyword nama saya. Maaf (mengutip quote seorang teman) saya bukan orang sombong, tapi dengan bangga saya katakan bahwa kalau antusiasme dan rasa ingin tahu Anda tentang hidup saya sangat tinggi, Anda akan sangat senang berkunjung kesini, karena disini Anda akan dengan mudahnya mengetahui siapa dan bagaimana saya yang sebenarnya dari luar maupun dalam.

Ups. Tenang, tenang. Konten yang terdapat dalam blog ini tidak akan mencakup hal-hal yang hanya boleh menjadi konsumsi masyarkat berusia 18+. Bukan pula menjadi tempat curhat ababil alay yang sedang galau. Sekali lagi saya tegaskan, bukan. Salah satu domain .blogspot ini hanya akan diisi dengan cerita hidup seorang remaja yang sedang menapaki jalan menuju kedewasaan *ceilaah*. Maaf maaf, saya sedikit khilaf. Tapi sekali lagi, anda harap tenang, blog ini tidak akan menjadi tempat curhat ababil galau, cuma akan saya jadikan tempat sampah bagi pikiran-pikiran saya yang mungkin akan jadi terlalu frontal jika diumbar ke kamar lama saya.
         
Sebagai info, di dunia nyata saya bukan orang yang mudah menceritakan pengalaman yang sangat pribadi. Jadi bersyukurlah siapa pun penggemar saya yang berhasil menemukan blog ini. Hohohoho *ketawa a la cewe-cewe anime*

Baiklah, cukup sekian dan terimakasih.

Selamat menikmati!

Salam,
SAYA